Teknologi Canggih Yang Dapat Menghentikan Penyebaran Virus Corona

Teknologi Canggih Yang Dapat Menghentikan Penyebaran Virus Corona

Teknologi Canggih Yang Dapat Menghentikan Penyebaran Virus Corona, Apa Sajakah Itu?

Di tengah kondisi penyebaran virus corona saat ini semakin parah. Ada beberap Teknologi Canggih Yang Dapat Menghentikan Penyebaran Virus Corona. Teknologi apa sajakah itu?

Pada saat epidemi virus Corona dan bahkan menyebar dengan ganas untuk sekitar 75 negara di seluruh dunia, vaksin untuk memutus rantai virus yang mematikan ini masih belum tersedia hingga saat ini.

Ini juga merupakan alasan mengapa penyebaran virus Corona dapat terjadi sangat cepat dan semakin parah dari waktu ke waktu.

Akibatnya, peningkatan antibodi dalam tubuh telah menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengatasi situasi ini.

Tapi usut punya usut selain vaksin itu sendiri terungkap, ada juga beberapa teknologi canggih yang diklaim bisa membantu menghentikan penyebaran virus Corona. Penasaran?

Teknologi Yang Bisa Membantu Untuk Menghentikan Virus Corona

Sejauh kita tahu bahwa hal yang paling efektif untuk menyembuhkan penyakit adalah obat medis.

Itu benar dan terbukti, tetapi jika ternyata ada teknologi canggih yang mengklaim bantuan berhenti virus Corona sebagai berikut.

1. Antiviral Reusable Facemask

Teknologi Yang Dapat Menghentikan Virus Corona 68dec

Sebuah perusahaan start-up dari Israel yang bernama Sonovia Ltd. Baru-baru ini mengumumkan bahwa buatan topeng produk mereka bisa membantu melawan penyebaran virus Corona.

Hal ini sendiri dapat terjadi karena mereka menghasilkan masker menggunakan nano teknologi proses di mana tekstil digunakan dengan bahan kimia anti-jamur dan anti-bakteri coating.

Cara ini dipilih karena dianggap yang paling efektif dan bermanfaat untuk membantu menghentikan penyebaran virus Covid-19.

Menariknya, menurut serangkaian tes yang mereka lakukan untuk menguji efektivitas masker buatan sendiri untuk virus tempur, masker buatan Sonovia dikenal untuk mengontrol enam jenis virus, termasuk E. coli dan Staph.

Selain itu, hal menarik lainnya di masker ini bisa dicuci dan dapat digunakan kembali.

2. Bio-Blok Facemask

Bio Block Facemask Aad58

Namun produk sejenis sebagai titik sebelumnya, Bio-Blok Facemask adalah produk yang dibuat oleh sebuah perusahaan Israel yang disebut teknologi Argaman.

Masker itu sendiri terbuat dari katun dilapisi dengan partikel oksida dan tekstil nanofibers yang mampu memblokir masuknya virus.

Tidak hanya memblokir, bahan tekstil yang digunakan oleh masker ini juga diklaim mampu membunuh virus yang melekat dan membuatnya lebih aman bagi penggunanya.

Selain itu, mirip dengan masker buatan Sonovia sebelumnya, masker ini juga efektif terhadap Staph dan bakteri E. coli.

3. Medical Robot

Medical Robot 0c01f

Jika di dua point yang ada di atas sebelumnya teknologi yang lebih canggih untuk proses manufaktur dan bahan, maka lain halnya dengan objek ini.

Seperti namanya yang sudah sangat jelas, Medical Robot dalam bentuk teknologi robot tenaga medis dianggap lebih efektif dalam menghentikan penyebaran virus Corona.

Karena, seperti yang kita semua tahu bahwa salah satu penyebab penyebaran virus Corona dapat terjadi karena kontak fisik dengan pasien penderita nya.

Ini berarti bahwa ketika virus Corona pengobatan suspect corana maka juga staf medis akan memiliki risiko tinggi untuk terkena infeksi.

Oleh karena itu, teknologi robot digunakan sebagai pengganti staf medis dianggap untuk menghentikan penularan virus Corona.

Teknologi robotika medis itu sendiri sebenarnya digunakan di Amerika Serikat ketika seorang pria didiagnosis dengan virus Corona.

Kemudian rumah sakit menggunakan teknologi robot untuk memungkinkan dokter masih bisa berkomunikasi dengan pasien melalui layar. Bahkan lebih canggih, robot ini juga dilengkapi dengan stetoskop.

4. UVD Robot

UVD Robot 69b0c

Jika teknologi yang sebelumnnya bermanfaat sebagai perantara antara staf medis kepada pasien, maka UVD robot buatan dari perusahaan Denmark ini adalah robot disinfektan.

Robot ini sendiri berfungsi untuk mengambil komisi dari bakteri dan virus yang mungkin ada di kamar pasien dengan memancarkan sinar ultraviolet dalam ruangan.

Tapi, meskipun nama robotnya, teknologi robot UVD harus dikendalikan oleh pengguna, bahkan dari jarak jauh.

Teknologi canggih itu mungkin tidak benar-benar mampu menghentikan keganasan virus Corona, tapi setidaknya agak efektif dalam mengurangi risiko penularan.

5. AI untuk mendeteksi penyebaran virus Corona

Artificial Intelligence 2f1d8

Ini adalah buatan teknologi kecerdasan (AI) untuk mendeteksi penyebaran virus Corona, tetapi tidak benar-benar berhenti.

AI telah menghabiskan lebih banyak waktu semakin canggih sampai dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk satu untuk menghadapi virus Corona.

Ini telah dibuktikan oleh sebuah perusahaan kesehatan pemantauan berdasarkan AI berbasis di Toronto disebut BlueDot.

Itulah tadi beberapa teknologi yang bisa membantu untuk membantu menghentikan penyebaran dari virus Corona.

Namun, mungkin sebenarnya tidak semua teknologi yang di atas semua dapat menghentikannya, akan tetapi bisa memperlambat resiko dari penularan.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.